Penentuan karir itu sangat penting diberikan diusia remaja dini, misal sejak siswa/I di kelas satu , dua ataupun tiga sekolah menengah. Di usia ini lah mereka mulai merancang anatomi karir mereka ke depan nya. Namun itupun tidak terlepas dari peran orang tua di rumah dan pihak sekolah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Harapan Ibu minggu lalu yang mengadakan kegiatan bimbingan karir berupa mendatangkan guru tamu dari kedutaan Azerbaijan dengan tema pengenalan profesi. Topik yang di ambil adalah pengenalan profesi diplomat kepada peserta didik kelas dua belas (12) yang merupakan tahun terakhir mereka di bangku SMA yang selanjutnya meraka akan melanjutkan ke pendidikan tinggi yaitu Universitas, Institut, dan lain sebagainya.

Who wants to be Diplomat? What’s in your mind when u heard about the word of “diplomat”?

pertanyaan itu yang di lontarkan oleh Mr.Ruslan Nasibov , Diplomat Azerbaijan, kepada peserta didik kelas 12 SMA Islam Harapan Ibu untuk mengawali presentasi tentang profesi diplomat.

Jalan-jalan ke luar negeri, gaji dolar, penampilan stylish & dandy lengkap dengan jas dan dasi, kehidupan glamour, pintar bersilat lidah dengan bahasa-bahasa bersayap?

Secara sederhana diplomat bisa disebut sebagai seseorang yang bekerja dikementrian luar negeri dan ditempatkan di suatu Negara untuk menjalankan fungsi yang terkait dengan hubungan negaranya dengan Negara lain.

Secara kontekstual diplomat memiliki empat fungsi utama, yaitu
1. Mewakili (representing) pemerintahbegaranya di Negara tempat ia ditugaskan (Negara akreditasi);
2. Mengembangkan (promoting) hubungan baik antara negaranya dengan negara akreditasi
3. Melindungi (protecting) warga negaranya atau kepentingan nagaranya di Negara akreditasi
4. Merundingkan (negotiating) bebagai hal terkait dengan hubungan negaranya dengan Negara akreditasi
5.Mendapatkan (ascertaining) informasi terkait dengan perkembangan negara akreditasi kemudian melaporkan kepada pemerintah negaranya.

profesi-diplomatTerlepas dari masalah prospek karier dan tingkat kesejahteraan, mestinya pilihan karier didasarkan pada minat,kemampuan dan idealisme. Satu hal yang pasti, seorang diplomat adalah penyambung lidah rakyat, pelayan dan pengabdi masyarakat. Karena itu diplomat harus peduli, berpihak dan bekerja keras memperjuangkan kepnetingan bangsa, Negara dan rakyat.