Hari Rabu, 7 Maret 2018 Ekskul Pramuka SMP Islam Harapan Ibu melakukan kegiatan belajar Sandi Morse. Sebelum belajar siswa diberikan pengetahuan mengenai sejarah dan pentingnya belajar sandi Morse. Belajar sandi morse dalam Pramuka merupakan salah satu materi yang wajib dikuasai oleh setiap anggota pramuka.

Sandi ditemukan oleh Samuel F.B Morse pada tahun 1837, berkebangsaan Amerika. Oleh karena untuk mengirim pesan membutuhkan waktu yang sangat lama pada waktu itu, maka Morse menciptakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan yang akan dikirim menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Awalnya sandi ini digunakan untuk anggota militer untuk mengirim pesan rahasia agar tidak diketahui oleh lawan. Namun akhirnya sandi ini diajarkan kepada anggota pramuka sebagai keterampilan dasar. Kode dalam sandi Morse direpresentasikan dengan angka, huruf, tanda baca, dan sinyal menggunakan titik dan garis.

Model penggunaan sandi Morse dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu : cahaya (lampu senter, api ), suara (peluit, terompet), gerak (asap, bendera), tulisan (kode) dan denyut listrik (kabel telegraf). Dalam kesempatan kali ini siswa SMPI HI belajar sandi Morse menggunakan media peluit. Siswa awalnya merasa kesulitan menerjemahkan bunyi peluit kedalam kata. Namun akhirnya mereka bisa menguasai pembelajaran sandi Morse. Kami berharap dalam pembelajaran sandi morse ini dapat melatih siswa menjadi lebih terampil, cerdas dan memiliki pendengaran atau penglihatan yang tajam.